maaf sedikit menyimpang dari biasanya.. tapi ini sebuah karya yang kritis dan menarik untuk diulas…
Sejumlah massa mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/11). Mereka memasangkan pita hitam di pilar-pilar gedung. Pita hitam melambangkan rasa simpati atas kemelut yang terjadi antara KPK dan Polri belakangan ini.
hasil karya dari mantan juru bicara Presiden Abdurrachman Wahid yang dibacakan didepan gedung KPK.
Negeri Para Bedebah
Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan
dikutip dr http://www.rakyatmerdeka.co.id

bukanya semua memiliki arti ktidakpastian? karena esok adalah misterinya sendiri, yang kumiliki hari ini hanyalah dirimu dan kemarin adalah masih bergelutku mencarimu, jika memang keraguan itu ada mungkin memang seharusnya begitu karena tak pernah tau apa yang kan terjadi diesok hari. maaf kan terlebih dahulu kusampaikan karena kemampuan saat ini hanyalah berupaya tak pelak mungkin hasil kan berkata lain, semua datang menimang keindahan menggendong pilu yang kadang mengikuti tapi kuat bukan berarti melarikan diri bukan?? tapi bagaimana menghadapinya mengapai indahnya hasil. jikaulau saja kau ragu maukah kau menjalani semuanya denganku jikalau kau yakin itu semua kulakukan untuk semua kebahagian bersama mau kah kau berbaginya denganku, sempurna hanyalah hayalan namun setidaknya berharap pada kesempurnaan itu sepertinya perlahan semuanya kan membaik..
merangkai kata mempunyai banyak makna,, rangkaiannya membentuk kalimat berirama dan mengandung maksud atau makna sang penulis,,
aku hanya mencoba menyampaikan kisah-kisah disekelilingku, dengan gayaku sendiri yang mungkin masih sangat-sangat banyak kekurangannya,, maaf jika tak berkenan,, terimakasih jika memang bermanfaat...
pendapat lo?