berangkat dari rasa penasaran setelah menontong sebuah kuis disalah satu channel tv swasta, ada pertanyaan yag berhubungan dengan ujung dunia….. wah bukankah teori mengatakan dunia ini bulat yah???? lalu dimana ujungnya berbekal pengalaman dan pengetahuan yang kurang maka kusimpulkanlah sebuah teori yang mengatakan bahwa dulu bumi ini datar dan berujung pangkal namun seiring waktu akhirnya bumi menyatu menjadi bulet ya bumi yang sekarang ini.. (ngaco memang)
Timbuktu (koyra chiini: Tumbutu, bahasa perancis: Tombouctou) adalah sebuah kota di mali, afrika barat
baca informasinya yang lebih lengkap di http://id.wikipedia.org/wiki/Timbuktu
wah berarti bwt lo yang mencari cinta sampai di ujung dunia telah menemukan titik cerah, noh.. di timbuktu kota ujung dunia, dan cintanya lho berasal dari salah satu suku ini suku Songhay, Tuareg, Fulani, dan Moor.
Earth: Menemukan Cinta di Ujung Dunia
nie salah satu orang suku tuareg, nah mungkin aja salah satunya jodoh loe.. ups hihihihihi…
salah satu kota yang kiranya nanti bakalan jadi alternatif buat didatengin yah klo punya rejeki sie soalnya jauh banget yah….. tempat dimana agama islam nyebar di afrika kira-kira abad ke 15 dan 16.
sedikit sejarah asalmula timbuktu, Timbuktu didirikan oleh suku Tuareg pada awal abad ke-10. Menurut etimologi populer, namanya dibuat dari tin dimana berarti tempat dan buktu, nama dari wanita tua Mali yang diketahui karena kelurusan hatinya dan yang suatu hari tinggal di daerah itu. Tuareg dan pengelana lainnya mempercayakan wanita ini barang yang mereka tidak digunakan saat kembali dari kunjungannya ke utara. Hingga, saat Tuareg kembali ke rumahnya, ia ditanya dimana ia meninggalkan barangnya, lalu ia menjawab: Saya meninggalkannya di Tin Buktu, Tin Buktu berarti tempat dimana seorang wanita yang bernama Buktu tinggal. 2 hubungan ini akhirnya bergabung menjadi 1 kata, dan memberikan kota ini nama Tinbuktu yang nantinya menjadi Timbuktu. Namun, orang Perancis yang bernama René Basset memberikan teori yang lebih masuk akal: pada bahasa Berber, “buqt” berarti “”sangat jauh”, karena itu, “Tin-Buqt(u)” berarti tempat yang merupakan ujung dunia, karena itu orang menggambarkan dirinya pergi ke ujung dunia dengan pergi ke Timbuktu.
ada juga versi lain mengenai ujung dunia yang dimana orang-orang disana hanya main biliar sepanjang hari.. kota itu adalah Rutog, pemukiman orang Tibet pertama dari arah Pegunungan Kunlun – sepuluh kilometer di selatan Danau Pangong yang masih dibungkus kesunyian ketika matahari pagi sudah memancarkan sinarnya ke sudut-sudut gunung
Kota baru yang muncul di tengah kumpulan gunung, sepetak jalan aspal lurus yang mulai dari kepulan debu dan berakhir pada kepulan debu, polisi yang berkeliaran, serta penduduk yang sehari-hari hanya bermain biliar dari pagi hingga malam..
dikutip dari:kompas.com petualangan agustinus wibowo
wah orang2 di rutog harusnya ikut turnamen biliar, yang pastinya bakalan kesabet semua tuh piala2 bahkan mungkin calon juara dunia biliar terdapat disana diujung dunia yang kalao mau nyari oksigen susah karena termasuk barang yang langka bayangin aja letaknya yang 4000 meter lebih diatas permukaan laut fuih……….



merangkai kata mempunyai banyak makna,, rangkaiannya membentuk kalimat berirama dan mengandung maksud atau makna sang penulis,,
aku hanya mencoba menyampaikan kisah-kisah disekelilingku, dengan gayaku sendiri yang mungkin masih sangat-sangat banyak kekurangannya,, maaf jika tak berkenan,, terimakasih jika memang bermanfaat...
thanks referensinya..ternyata ada juga yg penasaran ma ujung dunia