Archive | Januari 2010

Rindu

hanya sedikit saja waktu tanpamuw karena kamu enggan pergi; pergi dari hati dan fikirankuw yang terperangah melihat kita yang terpisah jarak antara engkau dan aku; ya keterbatasan fisik ini yg ingin selalu membelaimu mengharap saja kamu disini didalam peluk ini.. mendengar ceritaku dgn lirih-lirih kecil tawamu, kemana semua berlabuh tak perlu ragu dipelabuhan tua dikota kecil engkau berada.. kulayangkan pandang dimana engkau berdiri menantikuw…peribatan sebesar2nya harapanku karena tak sabar lagi untuk bersamamu

Ladeni saja emosinya

terus saja merasa terpuruk mengingatnya,

teruskan mengingatnya yang telah indah berlalu

terus saja berteriak tak kuasa menahan

teruskan meratapi kehilangan itu

teruslah mencoba meladeninya

kini yang ada adalah dunia yang sendiri

mencoba beradaptasi namun tak kuasa menahan

yang ada hanya membuat kecewa diri dan sekitarmu

kini dirimu merubah duniaku tak sadarkah itu

kecewa karena ternyata kau kini lebih kejam

melebihi semua orang yang pernah berlalu

tak perlu sadari ladeni saja semua emosinya

salahkan saja rasakuw yang kecewa dengan sikapmu

salahkan ketidakmampuan untuk terus bijak meratapinya

semua ini berat.. terlalu berat untuk dipikul

tak perlu menyadari itu,  ladeni saja emosinya

karena kini benar-benar kulelah dengan semuanya

Begitu rasanya

memegang penuh pengertian itupun tak semudah yang terkira

berusaha melongok si ego yang terus menyeruak keluar

tersembunyi ia jauh didalam bilik buinya rasa sayang

cinta memang lah begitu rasanya namun sampai dimana

sisi logika mampu mencernanya? kadang tak tersentuh

namun beriring sang matahari yang terus berlalu dari hari ke hari

semuanya kan menjadi dua rasa yang aneh,,

enggan dicicipi karena rasanya yang menakutkan

namun kini itu yang harus ditelan bulat-bulat

menyibahkan rasa.. yang ada hanya harapan

semoga rasa itu berubah…..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.