Archive | wana’s RSS for this section

Ladeni saja emosinya

terus saja merasa terpuruk mengingatnya,

teruskan mengingatnya yang telah indah berlalu

terus saja berteriak tak kuasa menahan

teruskan meratapi kehilangan itu

teruslah mencoba meladeninya

kini yang ada adalah dunia yang sendiri

mencoba beradaptasi namun tak kuasa menahan

yang ada hanya membuat kecewa diri dan sekitarmu

kini dirimu merubah duniaku tak sadarkah itu

kecewa karena ternyata kau kini lebih kejam

melebihi semua orang yang pernah berlalu

tak perlu sadari ladeni saja semua emosinya

salahkan saja rasakuw yang kecewa dengan sikapmu

salahkan ketidakmampuan untuk terus bijak meratapinya

semua ini berat.. terlalu berat untuk dipikul

tak perlu menyadari itu,  ladeni saja emosinya

karena kini benar-benar kulelah dengan semuanya

Advertisements

JAN MOH HABIBI ESSLAMMY

Abi mau liat ikan g?” “manah ikan nyah??” dengan khasnya abi menjawab, seraya berjalan kecil menuju pelukan ibunya

percakapan sekaligus tatap muka pertama kalinya yang hanya berlangsung tak lebih dari 3 menit

namun siapa yang menyangka ini juga menjadi percakapan terakhirku dengannya..

memang tak lama kumengenal sosok abi secara langsung,  selain dari telephone dan buah bibir orang-orang yang mengenalnya

ku kenali abi sebagai sosok anak kecil yang lucu, periang dan aktif..

abi dalam perjalananya yang singkat kemarin sepertinya tlah membuat kesan yang dalam untuk siapapun yang

mengenalnya, sosok putih yang tak mengenal dosa selalu membuat siapapun berdecak tawa melihat dan merasakan kelucuanya..

begitulah kesan ku terhadapnya.. begitu banyak perasaan yang tercipta dalam waktu yang singkat itu,

lalu kadang ku berfikir bagaimana kesedihan yang dialami oleh orang-orang yang tlah lebih lama mengenalnya, ayah ibunya, keluarganya,

dan orang2 yang menyayanginya.

namun Sang Pencipta berkata lain, mungkin Tuhan pun begitu menyayanginya sehingga memanggilnya begitu cepat untuk bisa berada disisiNYA

kusaksikan secara langsung bagaimana orang2 merasa begitu terpukul dengan kepergianmu abi,

bagaimana air mata berkucuran

bagaimana isak tangis

namun kusaksikan juga ketegaran tetaplah nyata

bagaimana ketabahan dan kepasrahan tetap dipanjatkan

bagaimana doa-doa tulus terurai

sekejap saja dan tak langsung sepertinya engkau pun mencoba mengajarkan arti hidup yang tak kekal ini,

melewati dirimu sepertinya Tuhan memperlihatkan Arti kehilangan, ketabahan dan kepasrahan

banyak  peristiwa yang bisaku ambil hikmahnya…

terimaksih guru kecilku

terimakasih untuk perkenalanya..

kiranya dirimu yang Belum mengenal arti kata dosa dapat diterima disisiNYA.. karena kuyakin ALLAH maha mengetahui

selama hidupmu betapa banyak keceriaan yang tlah kau hadirkan untuk menghibur orang2 yang kau sayangi..

dalam dekapan rindu dan doa dari semua orang yang mencintaimu mengiringi kepergianmu…

PUISI UNTUK ABI

itu jalanmu sayang.. jangalah berhenti berlari

karena ujung hanyalah khayal pandangan belaka

karena akan ada jalan yang lain yang kan menyambutmu disana

lihatlah kami yang merindukanmu disini

tlah berdiri tegar merelakanmu kembali ke sisiNYA

tak urung kau pun tersenyum bukan

melihat ayah, ibu, kakek,nenek dan semua orang yang kau sayangi

melambaikan lantunan doa mengiringmu kembali padaNYA

bermailah disana, buatlah kecerian kembali

Bisikan lah padaNYA doa untuk orang2 yang kau tinggal

agar tetap kuat menjalani hari tanpamu…

jangan lupakan kami yang kan terus dan selalu merindukanmu

selamat jalan abi,  selamat jalan abi..

kupersembahkan tulisan ini untuk ABI… dan semua orang yang menyayanginya….

“radenwana”

kenapa ada arti

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)

 

http://www.isdaryanto.com/kata-kata-bijak-tentang-cinta

melayang

225737p

ketengarai perdebatan didalam hatiku sendiri

tak lagi ku bisa merasakanya kini,  semuanya menghambar

semakin tak mengira apa yang ku inginkan kini

lalu dimana dan bagaimana ku memutuskan perihal gundah ini

untuk itu kuperlu hatimu teryakini padaku

semakin melanglang jauh saja rasa itu

kuterus mencoba menahan dan meraihnya

pijakanku tlah terpaut jauh dari dasar kakiku

jika ia akan melayang maka kubiarkan saja

semuanya terbang..

takut membentur

semakin lama ini terdiam

terkikis arusnya waktu

seiring keyakinan yang memudar

semuanya terbentuk bukan karena ketiadaan

namun karena keadaan yang hadir

membawa kenyataan yang tak pernah diharapkan

kini tak tau lagi akan berpegang pada apa

satu-satunya yang berdiri tegak

tinggal lah kelesuan membalut sedih

sudah saatnya terjun bebas

semoga saja diakhir tak membentur

kerasnya dinding…

benarkah begini

.. aku tidak ikhlas mencintaimu

kumasih memiliki pamrih balasan dari cintamu

mungkin itu bukti dangkalnya cintaku padamu…

Mencari??

ada sesuatu yang hilang..tidakkah bisa ditemukan,,

jika ia berbentuk tentu kau pasti bisa menemukanya…

lalu, bagaimana jika ia tidak memiliki bentuk…

carilah keyakinan terlebih dahulu, untuk bisa menemukanya

jika tak kunjung teryakinkan,,

mulailah untuk melupakan….